Statement if di Python digunakan untuk membuat percabangan logika, yang memungkinkan program untuk menjalankan kode tertentu berdasarkan suatu kondisi. Jika kondisi yang diberikan bernilai True, blok kode di dalam statement if akan dieksekusi; jika kondisi bernilai False, blok kode dilewati.
if:
Blok kode di dalam statement if diidentifikasi dengan indentasi (tab atau empat spasi), yang penting dalam Python untuk menunjukkan kelompok kode yang terkait.

Pada contoh di atas, jika nilai lebih besar atau sama dengan 75, maka program akan mencetak “Selamat, Anda lulus!”.
if-elseAnda dapat menambahkan blok else untuk mengeksekusi kode jika kondisi if bernilai False.
if-else:
if-else:
Pada contoh ini, jika nilai kurang dari 75, program akan mencetak “Maaf, Anda belum lulus.”
if-elif-elseJika Anda memiliki beberapa kondisi yang perlu diuji, Anda dapat menggunakan elif (kependekan dari “else if”) untuk memeriksa kondisi lain jika kondisi sebelumnya False. Anda juga dapat menggabungkan beberapa statement elif.
if-elif-else:
Pada contoh di atas:
if Bersarang (Nested if)Anda bisa menyusun statement if di dalam statement if lain untuk membuat keputusan yang lebih kompleks.
if:
Pada contoh ini, setelah memeriksa apakah nilai lebih besar atau sama dengan 75, program akan mengecek lagi apakah nilai lebih besar atau sama dengan 90 untuk menentukan grade.
Anda juga bisa menggunakan operator logika seperti and, or, dan not untuk memeriksa lebih dari satu kondisi dalam satu statement if.

Dalam contoh ini, kedua kondisi (nilai ≥ 75 dan absensi ≥ 80) harus benar agar program mencetak “Anda lulus.”
if-else)Python juga mendukung ternary operator, yang merupakan cara singkat untuk menulis statement if-else dalam satu baris.


if statement digunakan untuk membuat keputusan berdasarkan kondisi.else untuk menangani kondisi False, dan elif untuk memeriksa kondisi lain.if-else dalam bentuk yang lebih ringkas.