Desainer grafis adalah komunikator. Meskipun mereka harus belajar bagaimana membuat sesuatu terlihat menarik secara visual, komunikasi jauh lebih dari sekadar desain di layar. Desainer grafis harus memahami bagaimana desain menyampaikan informasi sehingga mereka dapat memastikan desain mereka berkomunikasi secara efektif.
Pada akhir artikel ini, Anda akan:
Bagaimana Cara Berpikir Seperti Seorang Desainer Grafis?↗
- Mengenali bagaimana desain grafis berfungsi sebagai alat komunikasi.
- Menjelaskan tiga strategi komunikasi desain.
- Mencantumkan teknik desain komunikasi dasar.
- Mengidentifikasi keterampilan desain pelengkap untuk pengembangan pribadi.
KOMUNIKASI VISUAL
Desainer grafis menyampaikan pesan dan informasi kepada audiens melalui elemen visual, berbicara melalui desain alih-alih kata-kata. Mereka harus menerjemahkan ide-ide kompleks menjadi cerita yang menarik yang membangkitkan emosi dan reaksi pada pemirsa.
Misalnya, desainer merek mengidentifikasi, menetapkan, dan mempertahankan gaya visual suatu merek, yang menyampaikan suasana, nada, dan pesan yang diinginkan kepada pelanggan. Meskipun logo suatu merek mungkin tidak mengandung kata-kata, logo tersebut menceritakan kisah tentang merek tersebut kepada pelanggan.
Mengembangkan keterampilan komunikasi visual yang efektif sangat penting bagi desainer grafis. Jelajahi semua yang Anda bisa melalui membaca, bereksperimen dengan desain, dan terlibat dalam kesempatan belajar seperti artikel ini. Semakin banyak pengalaman yang Anda peroleh, semakin baik Anda dapat berkomunikasi secara visual.

STRATEGI KOMUNIKASI
Untuk berkomunikasi secara efektif sebagai desainer grafis, Anda perlu memahami kebutuhan dan tujuan klien Anda secara menyeluruh. Meskipun Anda dapat menggunakan berbagai jenis strategi, berikut beberapa strategi yang akan membantu Anda membangun komunikasi proyek yang baik:
Ringkasan Proyek: Ringkasan proyek adalah dokumen yang menguraikan semua informasi tentang proyek, termasuk tujuan klien, strategi, identitas merek, target audiens, jadwal, anggaran, dan persyaratan lainnya. Menyelesaikan ringkasan proyek akan membantu Anda memahami arahan dan harapan klien serta menjawab pertanyaan apa pun tentang tujuan proyek.
Proses Penemuan: Sebuah proyek desain grafis mungkin melibatkan pemecahan masalah, seperti menggunakan desain web atau antarmuka untuk menarik pelanggan baru. Anda perlu melakukan proses penemuan dan membuat basis pengetahuan yang pada akhirnya mengarahkan keputusan desain Anda. Lakukan brainstorming ide dan kemudian bagikan dengan rekan kerja untuk melihat bagaimana tanggapan mereka, dan terus eksplorasi ide-ide yang paling sesuai. Kemudian, buat prototipe dan konsep berdasarkan riset Anda menggunakan aplikasi seperti Adobe Illustrator atau Photoshop.
Moodboard: Moodboard adalah jenis alat bantu visual yang membantu mengarahkan tim dan pemangku kepentingan serta membangun konsensus sebelum proses desain dimulai. Papan ini mendefinisikan ide-ide untuk warna utama, gaya, gambar, estetika, dan elemen dasar lainnya yang dapat menceritakan kisah yang Anda inginkan. Moodboard berfungsi sebagai inspirasi dan referensi untuk gaya dan nuansa keseluruhan suatu proyek.

TEKNIK DESAIN
Komunikasi visual melibatkan banyak elemen. Meskipun Anda dapat menggunakan berbagai teknik untuk menciptakan pesan visual, pahami dasar-dasar berikut:
Warna
Warna membangkitkan emosi, menarik perhatian, dan menciptakan hierarki visual. Ini adalah alat yang ampuh untuk berkomunikasi dan menciptakan suasana dalam desain Anda.
Bentuk
Bentuk adalah teknik untuk menciptakan ilusi kedalaman tiga dimensi pada permukaan datar. Ini menambah daya tarik visual dan realisme pada desain serta membantu menarik perhatian pemirsa.
Garis
Garis menciptakan batasan, menekankan elemen, mendefinisikan bentuk, menunjukkan pergerakan, dan memandu pemirsa. Garis bertindak sebagai blok bangunan untuk visual. Bermainlah dengan penekanan dengan menyesuaikan ketebalan, warna, dan pola.
Bentuk
Bentuk menciptakan fondasi visual dan membantu memandu mata pemirsa. Tergantung pada penempatannya, bentuk juga dapat membangkitkan perasaan atau mewakili konsep.
Ruang
Ruang — yang umumnya disebut sebagai ruang negatif — adalah area kosong di sekitar elemen desain. Gunakan ruang untuk menciptakan penekanan dan menyeimbangkan komposisi secara strategis, meningkatkan kejelasan desain, dan menciptakan perspektif.
Tekstur
Tekstur menciptakan ilusi permukaan atau material tertentu. Ini dapat membantu menentukan nada dan gaya desain, yang dapat menarik atau menolak audiens. Tambahkan tekstur melalui foto — seperti gambar daun, air, atau awan — atau melalui karakteristik buatan seperti pola atau cat.
Tata Letak
Tata letak adalah pengaturan elemen visual seperti teks, bentuk, gambar, dan garis. Tata letak yang efektif mengatur elemen secara intuitif dan membantu pemirsa menavigasi struktur desain.
Tipografi
Tipografi menata teks agar mudah dibaca oleh pembaca. Namun, tipografi juga menyampaikan pesan melalui jenis huruf, ketebalan, spasi, dan elemen lainnya. Tipografi juga menetapkan hierarki visual dan mengarahkan pembaca melalui desain.
Imajinasi
Imajinasi adalah alat yang ampuh dalam bercerita. Ia dapat menciptakan hubungan dengan audiens, membangkitkan emosi, dan mengekspresikan ide atau perasaan yang mungkin sulit disampaikan melalui kata-kata. Pikirkan gambar favorit Anda dan renungkan bagaimana gambar itu membuat Anda merasa. Itulah kekuatan imajinasi.
KETERAMPILAN PELENGKAP
Untuk menjadi desainer grafis yang efektif, Anda juga perlu fokus pada keterampilan komunikasi non-teknis dan pelengkap yang membutuhkan perhatian dan kepedulian Anda.
Komunikasi yang efektif selalu melibatkan kerja sama dengan orang lain. Pikirkan bagaimana Anda berinteraksi dengan orang lain, dan pertimbangkan kekuatan dan kelemahan Anda. Anda mungkin memiliki keterampilan teknis terbaik di dunia, tetapi Anda tidak akan memiliki pekerjaan kecuali orang-orang senang bekerja dengan Anda. Beberapa keterampilan yang perlu dipertimbangkan meliputi mendengarkan, empati, kesabaran, ketahanan, rasa ingin tahu, perhatian terhadap detail, pemecahan masalah, manajemen waktu, dan kolaborasi.
Bersikaplah introspektif dan luangkan waktu untuk merenungkan keterampilan ini. Untuk mendapatkan umpan balik yang nyata, tanyakan kepada teman atau kolega yang Anda percayai bagaimana kinerja Anda dan tetapkan tujuan untuk perbaikan.
REFERENSI: Bahan Belajar
- Guide to visual communication and actionable examples and templates
- Demystifying Graphic Design with 10 Tips for Non-Designers
- 8 Basic design principles to help you make awesome graphics
- Understanding the Basic Principles of Graphic Design
- The power of typography in design
- Adobe Color
KESIMPULAN
Dalam pelajaran ini, Anda telah mempelajari bahwa komunikasi dalam desain grafis lebih dari sekadar membuat karya seni di komputer. Untuk menjadi seorang desainer grafis yang hebat, Anda harus menggunakan teknik dan strategi yang membantu audiens Anda memahami konsep dan pesan utama melalui desain Anda. Anda juga harus mempertimbangkan keterampilan pelengkap apa yang dibutuhkan sebagai seorang desainer grafis dan mempelajari cara mengembangkan keterampilan tersebut.