“Kreativitas berskala besar yang didukung oleh AI, disempurnakan oleh manusia.”
Pernahkah Anda bertanya-tanya bagaimana merek-merek ternama dunia secara konsisten tetap terdepan? Rahasianya terletak pada kemampuan mereka untuk berinovasi dan beradaptasi, dan AI Generatif adalah alat terbaru yang mereka gunakan untuk mengubah alur kerja kreatif.
Adobe Firefly AI Generatif membantu merek mengotomatiskan tugas-tugas berulang, mempercepat produksi desain, dan meningkatkan alur kerja kreatif, sehingga memungkinkan mereka menghasilkan konten berkualitas tinggi secara efisien. Dengan mengintegrasikan AI Generatif, merek dapat bereksperimen dengan konsep-konsep baru dan menghadirkan desain inovatif ke pasar lebih cepat.
Dalam pelajaran ini, dapatkan inspirasi dari bagaimana tiga merek ikonis memanfaatkan kekuatan Firefly untuk mempertahankan keunggulan kompetitif mereka dan memikat audiens di seluruh dunia.
1. Paramount+
Ketika tim Paramount+ sedang menyusun strategi pemasaran untuk film baru mereka,
IF
, mereka tahu bahwa mereka menginginkan sebuah kegiatan sosial yang akan melibatkan komunitas dan memicu imajinasi mereka.
Jika Anda belum familiar dengan IF, film ini mengisahkan perjalanan seorang gadis muda bernama Bea yang menemukan bahwa ia memiliki kemampuan untuk melihat teman khayalan orang lain. Sepanjang cerita, buku sketsa Bea menjadi pusat perjalanannya bersama teman-teman khayalan tersebut.

Untuk peluncuran di Paramount+, tim ingin meminta pengikut di media sosial untuk memberikan deskripsi tentang teman khayalan mereka, lalu membalas dengan gambar “IF” tersebut di buku sketsa Bea.

Produksi Cepat dengan Firefly
Meskipun ide mereka kreatif, tim menyadari bahwa eksekusinya akan sulit karena keterbatasan waktu dan sumber daya. Saat itulah para desainer memutuskan untuk menggunakan AI Generatif untuk mempercepat produksi konten. Terinspirasi dari sketsa Bea di film, tim desain pertama-tama menciptakan gambar tangan unik yang meniru gambar Bea untuk digunakan sebagai referensi gaya di Firefly. Mereka kemudian segera mulai bekerja memasukkan perintah yang mereka terima dari pengikut mereka di X. Seiring dengan berdatangannya deskripsi, para desainer akan mengambil hasil Firefly dan menyempurnakannya dengan sentuhan akhir di Adobe Photoshop.

Berkat kerja sama tim, imajinasi, dan AI Generatif, para desainer di Paramount+ berhasil menciptakan lebih dari 70 gambar untuk dibagikan kepada pengikut mereka hanya dalam dua jam. Durasinya sekitar dua menit per gambar!
Tak hanya respons penggemar yang sangat positif, pengalaman ini juga membuka alur kerja baru bagi tim sosial dan desain di Paramount+, memberi mereka lebih banyak ide tentang cara mengintegrasikan AI Generatif untuk aktivasi sosial di masa mendatang.
Aktivasi sosial Paramount+ menggambarkan bagaimana AI dapat memungkinkan produksi cepat dalam skala besar, mengotomatiskan tugas-tugas berulang untuk menghadirkan pengalaman merek yang berkesan melalui desain.

2. Mattel
Ideasi kreatif dengan Firefly
Mattel dan Adobe telah bermitra selama beberapa dekade. Tim desain Mattel menggunakan beragam produk Adobe, termasuk Adobe Substance 3D untuk berideasi dengan mockup 3D. Desainer menggunakan mockup untuk mengajukan berbagai konsep, sehingga menghilangkan kebutuhan untuk membuat prototipe fisik. AI Generatif semakin mempercepat alur kerja ini, dimulai dari tahap ideasi awal.
Semua konsep kemasan di Mattel dimulai dari sketsa kasar (juga dikenal sebagai garis biru). Tim desain membuat beberapa opsi dan kemudian mengulanginya, seiring konsep awal melewati siklus umpan balik dan peninjauan. Proses ini seringkali memakan waktu karena desain harus disempurnakan dengan para pemangku kepentingan, tetapi AI Generatif memungkinkan desainer untuk menghasilkan hasil dengan fidelitas tinggi dan mendapatkan persetujuan lebih cepat.

Kini, dengan perintah teks sederhana, para desainer Mattel menggunakan Firefly untuk langsung menghasilkan citra dan ide palet warna berkualitas tinggi. Firefly menyediakan cara yang fleksibel dan imajinatif bagi para desainer untuk mempresentasikan konsep dan lingkungan kemasan untuk mainan seperti Barbie. Firefly juga memungkinkan tim lain untuk melihat hasil render yang mendekati tampilan akhir kemasan. Pada tahap ideasi ini, para desainer yang bekerja di Photoshop dapat dengan mudah mengedit dan menyempurnakan konsep yang dihasilkan AI, menyempurnakan gambar lebih lanjut menggunakan fitur Firefly seperti Generative Fill dan Generative Expand untuk menambah atau menghapus elemen.
Proses ini memberikan keuntungan strategis dan efisiensi. Bagi para desainer, Firefly memberikan waktu luang untuk menyempurnakan dan memoles aset lebih lanjut (dengan lebih sedikit kendala) dan mengeksplorasi cara-cara kreatif baru. Firefly juga mendekatkan tim kreatif dan pemasaran. Dengan menghilangkan proses manual tertentu dan mendapatkan visi ide yang utuh dengan akurasi yang lebih tinggi, para kreatif dapat mempercepat siklus peninjauan internal dan mengirimkan aset akhir kepada pemasar lebih cepat.
Adobe membangun Firefly untuk membantu merek menata ulang setiap langkah dalam proses menciptakan dan memberikan pengalaman pelanggan yang menarik. Alur kerja Mattel menunjukkan nilai yang dapat dihadirkan AI sejak awal proses ini, mewujudkan ide-ide kreator dalam sekejap.

3. IPG
Alih-alih menghabiskan waktu berbulan-bulan untuk merencanakan dan melaksanakan upaya rebranding digital, Studio Rx menggunakan Firefly untuk menerapkan identitas merek yang sepenuhnya baru hanya dalam hitungan minggu.
Kampanye ini berpusat pada sekelompok karakter yang disebut “Rxies”, sekelompok karakter unik yang mewakili kemampuan dan penawaran studio. Hanya dalam 10 hari, lebih dari 20 aset Rxie baru telah diluncurkan di situs web perusahaan. Meskipun peningkatan produktivitas dan efisiensi merupakan tujuan awal, tim terkesan dengan tingkat kendali kreatif dan kualitas yang mereka capai dengan Firefly.
Mengubah sketsa menjadi seni digital
Saat merencanakan identitas merek baru, tim Studio Rx bertekad untuk memamerkan kemampuan produksi AI mereka sekaligus mewujudkan semangat positif mereka. Prosesnya dimulai dengan serangkaian ilustrasi gambar tangan yang menampilkan Rxies. Dalam satu contoh, Rxie berbentuk hati berlari di atas treadmill, sementara Rxie lainnya bekerja dengan sebuah molekul.
Setelah sketsa disetujui, tim mulai mengerjakan Firefly. Dengan menggunakan fitur Referensi Struktur dan Referensi Gaya, yang menggunakan gaya dan struktur gambar referensi untuk menciptakan berbagai variasi, tim dengan cepat mengubah ilustrasi yang digambar tangan menjadi karya seni digital final. Setelah beberapa retouching di aplikasi Adobe Creative Cloud agar gambarnya konsisten, tim menghasilkan lebih dari 20 aset final untuk ditampilkan di situs web hanya dalam 10 hari, mempercepat proses sebelumnya hingga 5x lipat. Dalam waktu singkat, Rxies pun lahir.

Tentu saja, identitas merek baru membutuhkan lebih dari 20 gambar. Tim membutuhkan konten segar untuk situs web serta saluran pemasaran digital lainnya, seperti email dan media sosial, sehingga mereka melangkah lebih jauh dengan Firefly Custom Models.
Tim melatih Firefly dengan set awal 20 gambar Rxie, menciptakan solusi khusus yang dapat langsung menciptakan latar belakang, subjek, dan latar depan baru untuk karakter — semuanya sambil tetap menjaga konsistensi merek. Dengan menyempurnakan Firefly dengan cara ini, tim dapat meningkatkan skala pembuatan konten untuk berbagai macam kasus penggunaan, tanpa terlalu banyak retouching. Dengan menggunakan perintah teks deskriptif, mereka dapat menempatkan Rxies di lingkungan, pose, dan gaya baru untuk memenuhi kebutuhan komunikasi apa pun.

Kesimpulan
Dengan menggunakan Firefly, merek-merek ikonis ini tidak hanya meningkatkan alur kerja kreatif mereka, tetapi juga menetapkan standar baru untuk inovasi dan efisiensi. Bayangkan berbagai kemungkinan ketika Anda menerapkan alat canggih ini ke dalam pekerjaan profesional Anda. Baik Anda ingin menyederhanakan proses, memicu kreativitas, atau mewujudkan ide-ide imajinatif Anda dengan cepat, AI generatif dapat membantu Anda mencapai tujuan.